Traveling Light

Packing sesimpel mungkin….

Tujuannya apa? Biar bisa bergerak semudah dan sejauh mungkin.

Kalau make backpack, punggung juga gak cepet pegel, apalagi kalau gak bawa elektronik banyak, ah, itu idaman banget sih.

So, what to bring?

Traveling Light

Ini ala Muha ajah ya…

Clothing; 3/4 t-shirt, 1 formal shirt, 4 daleman, trouser pants, jeans (dipake), jaket (dipake), sarong, quick dry towel, 2 socks, shoes (dipake), sendal (optional), topi/kupluk, sunglasses (optional), short pants, jogger pants (optional).

Gadget; Laptop/tablet, phone (dipake), earset, charger, powerbank (optional), camera (optional), tongsis, senter.

Toiletries; Sikat gigi, pasta gigi, sampo, sabun, sabun muka, tissue, tissue basah, itu, itu juga, itu lagi (kalo cewek kayaknya banyak). Botolnya yang kecil2 aja.. Masukin satu bag kecil.

Food-Drink; Mineral water, roti, buah, coklat, cemilan… Coffee/tea drink (optional).

First-AID, Personal Medicine: Betadine, hansaplast, tolak angin, parasetamol.

Wallet; Money, ATM card, Identity card, important emergency number, family photos…

Entertainment: Ebook, Songs, Movies, (all in phone or tablet).

Others: Note book, pen, plastic bag, harmonica, Swiss blade.

 

Itu kira-kira barang yang mesti dibawa, yang cukup dibawa. Semakin ringan dan semakin kecil barang tentu semakin bagus.

Pakaian yang terbatas, kalau travel lebih dari 2 hari, maka bisa cuci baju, self laundry, atau ke laundry shop. Pengalaman sih gantungin baju di toilet hotel gitu, paginya udah kering, tapi biasanya ada tempat buat jemur gitu di luar.

Yang bikin berat tas saya pribadi sih sebenarnya laptop dan tablet. Gak dibawa seperti gak mungkin juga karena mesti nulis. Selebihnya relatif ringan, bahkan kalau masing-masing pakaian mau ditambah 1 lagi, pun masih ringan asal gak bawa laptop. Aduh, jadi ngidam Macbook 12 banget nih kalo gini 😀 Tapi misal punya juga kayaknya eman2 dibawa2, kalau ilang nangisnya seminggu ntar.

Daftar barang bawaan buat traveling light di atas mungkin bagi sebagian orang masih kebanyakan, bagi sebagian lainnya, kurang banyak, well, tentu beda-beda tiap orang, tergantung kebutuhan personal.

Yang jelas sih, meskipun gak ada di tas backpack, kita masih bisa beli keperluan di warung-warung atau minimarket. Di Indonesia gak kayak di US. Di Indonesia banyak warung 😀

Oke gitu dulu, semoga menginspirasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *